DALA'IL AL KHOIROT
***
Inilah Kisah Al-Imam Al-Jazuliy.
Di riwayatkan bahwa Al-Imam Jazuli yang membuat Dala’il Khairot. Ketika itu ia ditanya kenapa menulis shalawat yang demikian panjangnya, maka dia berkata:
"Suatu siang, aku melewati padang pasir bersama murid-muridku yang kehabisan air, lalu kami melewati sebuah sumur dekat perkampungan. Kemudian kami mendekati sumur itu, namun tidak ada embernya, tidak ada talinya, tidak ada pengereknya, timbanya juga tidak ada, tapi di dalam sumur itu ada airnya, namun terlalu dalam.
Timbul pertanyaan dari kami:
"Lantas bagaimana cara orang di sini mengambil airnya.? Apa mungkin.. setiap kali mengambil air, harus membawa timba terlebih dahulu, lalu di pasang talinya?".
Kami pun terdiam. Lalu saya lihat ada seorang putri kecil berumur di bawah 10 tahun yang sedang bermain.
“Hai putri kecil, timba sumur ini kemana? Ini kan sumur umum?”.
Putri kecil pun menjawab, “Iya, benar.. ini sumur umum, namun kami di sini tidak memerlukan timba untuk mengambil air di sumur ini”.
“Lalu bagaimana cara mengambil air sumur ini?”
Putri kecil itu berkata : “Beginilah cara kami mengambil air sumur ini", seraya mendekati sumur, lalu menaruh tangannya di atas sumur, lalu air sumur itu naik dengan sendirinya dari bawah ke atas, terus hingga ke bibir sumur, sampai meluap di atas bibir sumur. Dan air pun akan turun lagi ke bawah dengan sendirinya.
Berkata Imam Jazuli :
“Laailaha illaLlohu, MuhammadurrasuluLloh."
"Wahai putri kecil, kau ini punya amalan apa?”
Dijawab oleh putri kecil itu :
“Aku cuma di suruh ayah dan ibuku, selain shalat dan selain berbicara, aku tidak boleh berhenti dari shalawat kepada sayyidina Muhammad -shallaLlohu ‘alaihi wasallam-.
Semua sekampung di sini, cara mengambil air nya memang seperti itu.", pungkas si putri kecil.
*****
اللهم صل علي سيدنا محمد وال سيدنا محمد . والله اعلم
Tidak ada komentar:
Posting Komentar