Rabu, 11 Juli 2018

Halal bihalal KASABA ke 6

Halal bi halal Kerabat Santri Blora (KASABA) ke 6

Ketika hari raya idul fitri tiba, salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang selalu dilakukan adalah halal bihalal ke rumah sanak saudara dan kolega. Tradisi ini merupakan ajang silaturahmi untuk bermaaf-maafan serta berbagi cerita kepada para saudara dan teman setelah satu tahun kiranya tidak berjumpa. Seiring berjalanya waktu dan adanya whatsapss antusias halalbihalal semakin tinggi, dimulai dari komunitas kecil seperti sekolah dan komunitas besar seperti partai politik.
           Bertempat di MI al-ihsan Guplo etan,Kunduran,Blora(19/6). Pun KASABA, kerabat santri blora menggelar halalbihalal dengan tema merawat tradisi merespon modernisasi. Menurut penuturan ketua umum KASABA ahmad maymun, "KASABA juga mempunyai tujuan untuk mengakrabkan antar warga desa sebab,kasaba sendiri pun berasal dari desa,maka mengompakkan masyarakat lewat santri adalah jalan kami, saya yakin apabila masyarakat kompak dan akrab otomatis blora akan maju".
   Agar hubungan silaturrahmi  antara santri blora dapat terjalin komunikasi yang baik, Setiap tahunnya acara halal bihalal ini diadakan di tempat yang berbeda guna mengakrabkan dan mengkompakkan serta memberikan kesempatan dan kegiatan positif bagi santri dengan menyediakan wahana-wahana edukatif dan inspiratif lainnya.
      Kegiatan halalbihalal kasaba kali ini  diisi oleh pengurus cabang NU kabubaten blora Dr.imron M.Ag, Dalam ceramahnya  beliau menyampaikan untuk tidak takut nyantri besok jadi apa sebab santri itu, apa-apa jadi. Beliau juga menyampaikan bahwasanya santri adalah pondasi dalam mendirikan keharmonisan maka, dimanapun santri berada harus menyebarkan rahmat kesemua tempat sehingga ukhuwah insaniyah dan ukhuwah islamiyah dapat terwujud. (joko linglung)

Kamis, 05 Juli 2018

Fkpp



PP AL FATAH Sempu hadir dalam forum FKPP se kabupaten Blora.

       Dalam rangka memperkuat tali silaturahim antar pondok pesantren sekabupaten Blora, Forum komunikasi pondok pesantren (FKPP)  menggelar Halal bi Halal dan rapat koordinasi antar Pondok Pesantren se kabupaten Blora ,dengan tema “tantangan pesantren sebagai media sa’adatut daraini menghadapi tantangan zaman “ . yang dilaksanakan pada Kamis (5/7)di Pondok Pesantren Darul Muna,Desa Klokah Kec.Kunduran ,yang diasuh oleh Kyai Nasuha Nawawi.
Diacara tersebut juga dihadiri oleh Kementrian Agama  dan juga para pengasuh pondok pesantren se kabupaten  Blora .Diantara pesantren yang ikut terlibat dalam acara tersebut yaitu pesantren manba’ul Huda Talokwohmojo,pesantren Khozinatul Ulum Blora,Pesantren Al Alif Tunjungan dan pesantren Al Fatah Sempu asuhan KH Husain Rohmat pun tak ketinggalan berperan dalam acara tersebut.
Menurut perwakilan dari kementrian Agama  Blora menghimbau agar Pesantren tidak antipati terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi zaman sekarang,sehingga dapat memadukan antara salaf (tradisional) dan Kholaf (modern).Dalam acara ini juga terdapat beberapa narasumber ,diantaranya Kyai Busyro Mustofa Banjarwaru Ngawen,Beliau mengingatkan agar pesantren menyiapkan para santri yang mumpuni dalam ilmu agama (tafaqquh fid diin).dan juga dalam menyampaikan ilmu kepada para santri  jangan hanya teori saja yang ditekankan ,akan tetapi juga diadakan praktik.
Pertemuan FKPP ini rutin dilaksanakan setiap 3 bulan sekali,dan untuk pertemuan selanjutnya rencana akan bertempat di Pesantren Al Muhammad Cepu.